Jum’at Silaturahmi, Belajar Peduli Part. 63

ketiga keluarga yang kami dolani

“Nek wes onok sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno…”

Pada hari Jum’at, 15/07/2022 Sobat Bangilan kembali mengadakan kegiatan “Jum’at Silaturahmi, Belajar Peduli” yang ke 63. Kali ini Sobat Bangilan bersilaturami ke Tiga keluarga di desa Bate, Kecamatan Bangilan. Mereka adalah kak Yuti, Kak Sami dan kak Ramuji.

Sami, wanita 40 tahunan ini hidup sendiri dan dirawat oleh keluarganya yang tinggal di sebelah rumahnya. Sejak ditinggal suaminya beliau mengalami gangguan jiwa sehingga kerap ngomel-ngomel sendiri dan berperilaku aneh dan di anggap gila oleh warga sekitar sehingga dikucilkan, saat ini beliau hidup sendiri di rumah sederhananya. Menurut data yang kami dapat ibu Sami belum mendapatkan pengobatan sama sekali oleh pihak terkait, sehingga kami berenana melaporkan masalah ini ke pihak terkait agar mendapatkan perawatan dan pengobatan selayaknya.

Mbak Sami saat kami dolani di kediamannya

Kondisi mbak Yuti dan kang Ramuji juga tidak jauh beda, bedanya beliau hidup serumah dengan keluarganya dan sudah dapat pengobatan rutin dari puskesmas, sehingga saat kami dolani beliau cukup welcome dan nyaman berkomunikasi, meskipun menurut tetangga terdekatnya kadang mereka suka marah ga jelas.

Sobat Bangilan selalu menggunaan metode kegiatan mendatangi, menghampiri, door to door, BERSILATURAHMI ke semua keluarga yang akan didolani. Selain untuk bersilaurahmi kita juga ingin mendengar keluh kesah tentang keluarga yang kami dolani. Dan kegiatan ini selalu disambut dengan hangat oleh warga juga dulur-dulur Sobat Bangilan di dusun tersebut dan salah satu dari mereka akan menemani juga mengantarkan kami ke semua keluarga yang kami dolani hingga acara selesai.

keluarga Mbak Yuti saat kami dolani di kediamannya

Saat mereka kami dolani selalu menunjukkan wajah berseri – seri bahkan ada beberapa yang terisak haru, sehingga kami asyik bercerita tentang kehidupan dan banyak hal layaknya teman lama dan tak terasa waktu sudah hampir senja. Sementara kami harus terus berkeliling door to door untuk menghampiri dan bersilaturahmi ke keluarga yang lain.

Kondisi seperti inilah sebenarnya yg membuat kami ingin terus hadir untuk mereka, meskipun bingkisan dan oleh-oleh yang bisa kami berikan tidak seberapa, namun setidaknya kami bisa membantu untuk menguatkan semangat dan optimistis mereka salam menjalani takdir Tuhan. (adm)

admin

Belajar Peduli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jum’at Silaturahmi, Belajar Peduli Part. 64

Jum Jul 22 , 2022
“Teruslah berusaha menjadi baik di setiap waktu, teruslah berdoa yang terbaik setiap hari… TUHAN lebih tau, kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan semua doa-doa dan ikhtiarmu…” Pada hari Jum’at, 22/07/2022 Sobat Bangilan kembali mengadakan kegiatan “Jum’at Silaturahmi, Belajar Peduli” yang ke 64. Kali ini Sobat Bangilan bersilaturami ke Tiga keluarga […]