Berternak Kerbau di Kumpulrejo, Bangilan, Tuban

Mas Wawan salah satu peternak kerbau di Kumpulrejo

Kumpulrejo adalah sebuah desa yang jaraknya 6,7 km dari kota kecamatan Bangilan, letaknya berada disebelah paling utara yang berbatasan langsung dengan kecamatan Kerek dan tambak boyo.


Desa kumpulrejo ini secara geografis berada di tengah-tengah hutan jati, meskipun begitu jalan menuju lokasi desa kumpulrejo sudah beraspal dan mulus, karena memang hampir semua jalan raya di kabupaten Tuban sudah terhubung dengan baik.


Cara berternak kerbau yang dilakukan oleh penduduk desa kumpulrejo cukup unik. Jika biasanya peternak sapi atau kambing umumnya membuat kandang ternak di sekitar rumah sehingga mudah diawasi, namun hal ini tidak berlaku bagi para peternak kerbau yang ada di desa kumpulrejo. Peternak kerbau disana membuat kandang di tepi-tepi hutan yang jauh dari perumahan penduduk. Kerbau – kerbau itu hanya dibuatkan kandang terbuka tanpa atap yang hanya di pagari bambu ala kadarnya.


Kerbau – kerbau yang hingga pagi sampai sore digembalakan di dalam hutan, setelah matahari terbenam kerbau2 itu di masukkan kandang kemudian ditinggal pulang oleh pemilik dan penggembalanya tanpa dijaga. Dan sampai saat ini masih ada puluhan kandang kerbau ditepian hutan kumpulrejo, dan tiap2 kandang ada 20 sampai 30 ekor kerbau berbagai umur.


Ternyata hal demikian itu sudah biasa dilakukan oleh warga turun temurun dari zaman dahulu hingga sekarang, tradisi membiarkan kerbau di tepi hutan tanpa penjaga adalah hal yang lumrah dan lazim disana. Apakah tidak takut kerbaunya hilang dicuri orang?? Ada hal yang sudah menjadi tradisi yang turun temurun di tengah masyarakat, ada keyakinan siapapun yang mencuri kerbau dikandang akan ditimpa bencana sampai tujuh turunan dan masyarakat meyakininya sampai sekarang tutur mas wawan pemilik salah satu kandang kerbau.


Konvensi yang luar biasa, kearifan lokal yang telah mengakar dalam perilaku masyarakat perlu dijaga dan dilestarikan oleh generasi selanjutnya. Dan tentunya perilaku baik dari masyarakat desa kumpulrejo ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia bahwa akan ada malapetaka dan kesialan bagi siapa saja yang mengambil milik orang lain… (kin’s)

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Air Terjun di Pojok Kumpulrejo, Bangilan, Tuban

Sen Jan 20 , 2020
Di ujung utara Kecamatan Bangilan ada sebuah air terjun yang masih perawan, pemandangan alam yang masih apa adanya, masih belum terjamah oleh pembangunan apalagi dijadikan tempat wisata. Air terjun itu terletak di dusun Tuwiwiyan desa Kumpulrejo kecamatan Bangilan… Dari masjid desa twiwiyan perlu berjalan kaki sekitar 30 menit dengan medan […]