Serunya Lebaran Ketupat di Bangilan

Warga Berdatangan di Musholla

Lebaran Ketupat merupakan lebaran jilid 2 yang dilaksanakan H+7 setelah Hari raya idul fitri. Di tempat saya Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, lebaran ketupat ini dilaksanakan dengan makan ketupat bersama di masjid atau Musholla lingkungannya masing-masing. Memang di daerah kami ini baru akan masak ketupat saat lebaran ketupat ini, saat lebaran Id biasanya kami masih makan nasi biasa alias belum membuat ketupat.

Pada pagi hari para warga berbondong-bondong ke masjid atau musholla terdekat dengan membawa nampan yang berisi irisan ketupat atau lontong plus lauk pauk pendukungnya. Lauk pauk ini bisa beraneka ragam, bisa sate ayam plus sambal kacangnya, bisa sayur lodeh dan gulai ayamnya, ada juga selondreng bersama telur kering tempe dan masih banyak lagi varian ketupat yang dibawa.

Kegiatan lebaran ketupat hari ini yg diadakan sekitar jam 06.00 wib di Musholla Al Hidayah Dusun Pulut, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, dengan suara bedug musholla yang menjadi tanda berkumpulnya para warga. Setelah dirasa sudah berkumpul semua, maka bersama-sama duduk melingkari nampan-nampan ketupat tadi untuk makan bersama. Sebelum makan jangan lupa berdoa dulu, Sebelum memimpin do’a ustadz Imam Sya’roni memberikan kultum singkat tentang makna lebaran ketupat ini.

Do’a Bersama yang dipimpin oleh Ustadz Imam Syahroni

Menurut beliau, lebaran ketupat ini sebenarnya lebaran khusus untuk orang-orang yang melaksanakan puasa syawal mulai H+1 lebaran kemarin. Sebagai wujud tasyakuran karena sudah puasa sunnah syawal. Sama seperti puasa ramadhan yang ditutup dengan lebaran idul fitri, maka puasa syawal juga ditutup dengan lebaran ketupat ini.

Lanjut beliau, lebaran ketupat ini menandakan bahwa semua orang sudah saling memaafkan dan memulai hidup dengan lembaran baru. Sama seperti singkatan ketupat atau kupat yang berarti Ngaku Lepat dalam bahasa jawanya.

Makan Bersama setelah selesai Do’a

Selain itu, lebaran ketupat ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar tetangga atau waraga. Karena sudah seminggu mereka sibuk berlebaran dengan sanak saudara yang kadang lokasi nya sangat jauh, sehingga kadang tidak sempat untuk silaturahmi dengan tetangga dekat.

Nah itulah makna lebaran ketupat yang jatuh pada hari ini yg disampaikan ustadz kami, bagaimana lebaran ketupat di daerah dulur Sobat Bangilan? (adm)

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jum’at Silaturahmi, Belajar Peduli didesa Kempulrejo

Jum Mei 21 , 2021
Jum’at, 21 Mei 2021 Kembali komunitas Sobat Bangilan mengadakan kegiatan rutin Jum’at Silaturahmi, Belajar Peduli, setelah libur satu jum’at karena hari raya Idul Fitri. Kali ini kegiatan ini berkunjung ke 9 keluarga, 3 orang di dusun Tawun, dan 6 orang didusun Tiwian, semua berada disatu desa, yaitu desa Kumpulrejo Kecamatan […]