Silaturahmi, Bagi Bingkisan Lebaran Part. 1

Tujuh Keluarga yang kami datangi pada kegiatan Silaturahmi, bagi bingkisan Lebaran pada bagian 1.

Puasa diakhiri dengan berbagi, bukan dengan perayaan kemenangan.

(Sobat Bangilan)

Sungguh, terobosan sosial yang dilakukan oleh SOBAT BANGILAN ini harus terus didukung dan didengungkan, agar bisa menginspirasi lebih banyak orang. Membantu  saudara yang dalam kesulitan adalah Cermin KEPEDULIAN. Katanya “manusia saling membutuhkan satu sama lain” maka Sobat Bangilan mewujudkannya dengan “Belajar Peduli”.

Kepedulian adalah harapan yang menguatkan, dan jika kepedulian tidak pernah ada, maka kehidupan ini juga tidak pernah ada. Begitulah pesan moralnya. Dan Sobat Bangilan menyadari bahwa kepedulian dapat membuka jalan menuju kehidupan yang saling menguatkan.

Mas Mamik, saat kita silaturahmi ke kediamannya, beliau sudah lumpuh hampir 2 tahun akibat kecelakaan kerja

Didasari hal tersebut meskipun masih dalam suasana pandemi yang sangat berdampak sosial dan ekonomi, Sobat Bangilan bersama Donaturnya dan Alumni Unang berbagi 30 Paket Sembako Untuk keluarga Miskin Ekstrim di kecamatan Bangilan. Dan ini adalah rangkaian kegiatan Penutup Sobat Bangilan pada Ramadhan tahun ini.

Sesuai tradisi, SOBAT BANGILAN selalu menghidupkan prinsip “menghampiri bukan dihampiri” dalam menjalankan misi sosialnya. Menghampiri dan sekaligus bersilaturahmi kepada yang berhak menerimanya. Olehnya pada hari Jum’at (22/04/2022) Sobat Bangilan selain Bersilaturahmi dalam kegiatan Jumat SIlaturahmi, Belajar Peduli Part. 54 sekaligus mengawali kegiatan silaturahmi bagi bingkisan lebaran pada keluarga miskin ekstrim di Bangilan, dan pada hari ini baru bisa bersilaturahmi kepada 7 keluarga dari rencana 30 keluarga yang akan didatangi.

Pak Sunari, beliau tanpa pamrih, tanpa gaji setiap hari menyapu jalan dan membersihkannya

Kegiatan yang dilakukan setelah sholat ashar ini, sekaligus untuk mengisi kegiatan ngebuburit dan menunggu saat berbuka puasa tiba. Karena jarak antar lokasi yang cukup berjahuan dan beberapa medan yang sulit akhirnya kami hanya bisa bersilaturahmi ke 7 orang saja, sisanya akan kami lanjutkan pada hari Sabtu dan minggu besok.

Ketujuh keluarga yang kami datangi hari jumat, 22 April 2022 adalah Mamik (Pulut), mbah Waras (wadegan), mbah Sukarni (kedungharjo), mbah Sumi (talok), mbah Rat (ngrojo) mbah Masiyah (Karangturi) dan pak Sunari (karangturi).

“Kami Sobat Bangilan ingin berbagi kebahagiaan saat menjelang hari lebaran idul fitri ini, dengan menggandeng donatur dan komunitas lain. Semoga apa yang bisa kami berikan ini bermanfaat bagi penerimanya sehingga bisa merayakan lebaran dengan lebih bahagia.” ujar Maskin ketua Sobat Bangilan.

Mbah Sukarni, Meskipun beliau Buta, saat team Sobat Bangilan Silaturahmi tetap disambut dengan senyum bahagia

“Bingkisan yang diberikan merupakan hasil kerja bareng Sobat Bangilan dengan Donatur. Selain untuk mempererat persahabatan dan ajang silaturahmi, kami juga berkomitmen aktif dalam kegiatan sosial yang bertujuan membantu sesama tanpa melihat perbedaan,” ucap mbak Erna Koordinator kegiatan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut memberikan amanahnya kepada kami, semoga rezeki yang kita berikan dapat menjadi nilai kebajikan bagi sesama, sehat terus, sukses selalu dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (adm)

admin

Belajar Peduli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Silaturahmi, Bagi Bingkisan Lebaran Part. 2

Sab Apr 23 , 2022
Semakin Ramadhan akan berakhir seperti saat sekarang ini, jika dihati kita merasa sedih dan susah karena sadar mau ditinggalkan Ramadhan, serta sekaligus tumbuh rasa sayang kepada para dhu’afa hingga ingin menyantuninya, itu pertanda paling nyata pohon Ramadhan di hatimu telah tumbuh dan berbuah. Sabtu (23/04/2022) Sobat Bangilan Bersilaturahmi sekaligus membagikan […]